Minggu, 30 September 2018

5 Binatang paling aneh dan tempat untuk menemukan mereka


Bumi kita dipenuhi makhluk-makhluk eksotis dari berbagai jenis. Dari hewan, tumbuhan, sampai jamur-jamuran. Sampai tahun 2010, para ilmuwan telah berhasil mengklasifikasikan 1,7 juta spesies hewan dan tumbuhan. Namun jumlah ini bahkan masih belum mendekati seperempat dari total spesies makhluk hidup yang berada di muka bumi.

Dari tahun ke tahun semakin banyak spesies yang ditemukan. Masing-masing begitu unik sehingga kita tidak menduga makhluk semacam itu benar-benar masuk akal. Dan tentu saja kemunculan spesies baru seperti ini tak jarang mengundang rasa penasaran manusia awam dan membuat mereka rela menempuh puluhan ribu kilometer atau menyeberang benua untuk menyaksikannya.

Kali ini akan menunjukkan sederet binatang eksotis dengan ciri-ciri fisik serba unik yang mungkin tidak pernah Anda duga ada. Penampilan mereka bahkan lebih mirip seperti hewan-hewan hasil persilangan. Bahkan dari Indonesia ada beberapa spesies yang tak kalah aneh. Berikut ini kami tampilkan selengkapnya, dilansir dari The Richest.

1. Thorny devil


Hewan mungil yang mirip naga Hungarian Horntail di Harry Potter ini namanya thorny devil. Dia memiliki dua kepala, yang satu merupakan kepala asli dan satunya lagi berfungsi sebagai pengecoh predator. Tubuhnya tertutup duri tajam berwarna kecoklatan.

Thorny devil biasanya tinggal di tanah lempung berpasir, di antara semak belukar kering dan gurun yang menutupi sebagian besar Australia tengah. Karena penampilannya yang benar-benar eksotis, tak sedikit kolektor reptil yang kepingin memilikinya. Tetapi tampaknya hewan ini memang terlarang untuk dibawa keluar dari habitat aslinya.

2. Serigala maned


Hewan yang terlihat seperti hasil persilangan dalam film fiksi ilmiah ini terlihat seperti campuran antara rubah dan serigala, dengan dua pasang kaki jenjang yang lebih mirip dengan rusa. Walaupun begitu, secara genetis mereka bahkan tidak sekerabat dengan ketiga hewan tersebut. Populasi hewan ini dapat ditemukan di kawasan Amerika Selatan.

3. Star-nosed mole


Hewan yang bisa ditemukan di bagian timur laut Amerika Serikat ini mirip dengan tikus rumahan, hanya saja dengan hidung merah bercabang seperti tentakel gurita. Dia adalah makhluk yang sangat peka terhadap stimuli, jadi kelebihan ini bisa membantunya untuk menggali jauh hingga ke bawah tanah.

Satu fakta unik tentang star-nosed mole adalah hewan ini nyaris buta total, tetapi dia juga pemangsa tercepat di dunia. Dia dapat menemukan dan melahap serangga atau cacing dalam seperempat detik saja.

4. Uakari


Uakari adalah sejenis monyet dengan ciri khas wajah merah yang tinggal di hutan hujan tropis Amerika Selatan. Keempat spesies uakari yang sudah berhasil diklasifikasi saat ini ditemukan di lembah Amazon barat laut. Uakari botak ditemukan di utara Sungai Amazon dan di selatan Sungai Japura. Uakari berkepala hitam ditemukan di utara Amazon dan selatan Rio Negro. Neblina uakari ditemukan di utara Rio Negro, sebelah barat Rio Marauia dan sebelah timur kanal Casiquiare. Sementara Araca uakari saat ini hanya ditemukan di cekungan Rio Curuduri.

Wajah merah uakari dianggap sebagai penentu daya tarik bagi lawan jenis. Uakari yang kulit wajahnya lebih pucat cenderung tidak dipilih untuk pasangan bereproduksi.


5. Bekantan


Spesies monyet yang jadi maskot Dufan ini sebenarnya tidak cuma ada di Indonesia. Karena termasuk satwa khas Asia Tenggara, bekantan juga bisa ditemukan di Malaysia.

Karakteristik utamanya adalah hidung yang panjang dan menonjol. Bekantan jantan memiliki hidung yang lebih panjang dan besar sampai menggantung di mulut mereka, sedangkan betinanya memiliki hidung lebih pendek dan runcing.

0 komentar:

Posting Komentar