Kamis, 17 Oktober 2019

Kenali Gejala Turun Berok


Turun berok mempunyai istilah medis yang mempunyai nama heria merupakan kondisi dimana suatu organ dalam tubuh menonjol keluar melalui celah pada otot atau jaringan penyangga dalam tubuh. Kondisi ini bisa dialami oleh siapa saja baik orang dewasa ataupun anak anak. Penyakit turun berok atau hernia dapat terjadi di beberapa bagian tubuh seperti perut bahian bawah, pusar dan juga sekitar selangkangan. Gejala turun berok pada umumnya meliputi pada gangguan pencernaan seperti mual dan muntah, Menurut derajat keparahan. Turun berik atau hernia sendiri banyak jenis nya

Hernia Femoralis 

Pada saat seseiorang mengalami hernia femoralism gejala yang pasti terlihat adanya tonjolan di sekitar selangkanagan pengidap, Hernia jenis ini memiliki gejala lain seperti rasa mual disertai muntajh yang dialami oleh pengidap, selain itu tonjilan yang muncul tersa cukup nyeri. Jantung yang berdebar menjadi gejala yang ditimbulkan dari hernia jenis ini. Gejala lain yang ditimbulkan adalah adanya kondisi sembelit yang cukup parah. 

Hernia Inguinal 

Hernia jenis ini muncul pada sekitar paha. Biasanya, gejala yang ditimbulkan adalah adanya tonjolan yang keluar dekat paha. Terkadang, tonjolan yang muncul terasa sakit ketika pengidap sedang membungkuk atau mengangkat sesuatu yang berat. Selain itu gejala lain ditimbulkan pada wanita ataupun pria. Pada pria busa membuat skrotum membesar. Pada wanita dapat membuat labia atau jaringan sekitar Miss V membengkak. Tidak ada gejala lain yang ditimbulkan dari tutun berok jenis inguinal. 

Hernia Hiatal

Setiap orang beresiko mengalami hernia hiatal. Namun, hernia jenis ini lebih sering dialami oleh wanita. Kenali gejalanya seperti rasa panas dalam perut, sakit nyeri pada dada, sering sendaea, dan terkadang pengidapnya ini mengalami masalah susah menelan.

Hernia Ubilikalis 

Hernia jenis ini adalah kondisi saat usus menonjol lewat pembukaan umbilikalis pada otot perut. Biasanya kondisis ini menimbulan gejala seperti pembengkakan pada bagian umbilikalis atau sekitar pusar. Kondisi ini terjadi pada bayi maupun orang dewasa. Pada ayi, ketika ia sefang menagis gejala dari kondisi ini terlihat dengan adanya tonjolan lunak sekitar pusar, Biasanya, saat bayi berhenti menangis atau sedang terlentang gejala ini menghilang. Sebaiknya segera hubungi dokter ketika tonjolan yang ada pada bayi terluka atau terjadi pembengkakan pada tonjolan.

Hernia Ireponibel 

Hernia jenis ini nyatanya tidak memiliki efek nyeri pada penderitanya

Hernia Inkaserata

Pada kondisi ini hernia akan terasa lebih Tegang namun lunak dan iredusibel

Hernia Strangulata 

Kondisi ini terjadi akibat adanya benjolan yang sibabkan usus halus yang terdorong melalui area yang lemah pada otot perut. Ada beberapa gejala yang dialami saat seseorang mengalami hernia jenis ini seperti feses yang bercampur dnegan daram tidak dapat mengeluarkan gas dari dalam perut. Rasa nyeri sekitar hernia, susah buang air besar lemas dan juga lesu.

Faktor faktor mengenai turun berok 

  • Mengangkat beban yang terlalu berat dapat membuat anda mengalami hernia. Hindari mengangkat beban yang seberat seorang diri. Tidak ada salahnya untuk meminta bantuan pada orang lain atau menggunakan alat
  • Kenaikan berat badan secara tiba-tibda 
  • Sering mengejan yang dikarenakan sembelit meningkatkan resiko mengalami hernia. Konsumsi sayuran dan buah membantu untuk terhindar dari sembelit dan melancarkan pencernaan
  • Adanya riwayat keluarga yang memiliki penyakit turun berok atau hernia
  • Riwayat cedera atau kecelakaan yang dialami di lokasi hernia atau turun berok.